Minggu, 31 Mei 2015

My Allah, my Lord the Most Perfect. Thank you for all your ways, O my Lord, a good heart. Thank you for all the processes which mature me, my patience, and my destiny. You are very kind to me and to my parents. Thank you.

Senin, 25 Mei 2015

Bukankah dalam hidup ini kita pada akhirnya menuju satu titik yang sama? 
Letaknya hanya, kau ingin menjadi lebih baik di mata Tuhanmu, ataukah kau tetap ingin berada di pojok yang sama?

alrahe

Minggu, 24 Mei 2015

tiap manusia yang masuk dalam kehidupanmu mengajarimu sesuatu.

Pertanyaannya, apakah kau merasa nyaman ataukah bahagia?

Apakah bintang di mendungmu itu aku? atau GP? Karena sebuah rahasia tidak bisa bersembunyi dari waktu. Aku terlalu sibuk dengan duniaku, menilai orang dari sudut pandangku sehingga aku lupa dan terbutakan. Dorongan dari mereka yang mencintaiku menyuruhku untuk segera bahagia, tapi bolehkah ku ulangi lagi pertanyaanku? letak bahagia dariku di mata mereka itu dimana?

Aku terpojok ketika kau menamparkan senyummu, membuatku terheran, ini sebenarnya simpul palsu atau nyata? Sehingga sekali waktu aku bersifat bodoh dan sesekali impulsif karena aku masih ragu. Dan benar, ikuti kata hatimu. karna aku tak pernah bisa melihat matamu, menelan kepribadianmu. Mungkin aku salah, karena aku yang memulai perkara ini, dengan menjadi penggoda yang berdosa.

Aku hanya seorang pendosa, tapi aku tetap ingin melihat sang fajar tiap kali kubuka mata. Aku terdiam sedih, bukan karena lelaki itu, tapi bagaimana harapan ibuku tersakiti jika aku memilih seseorang yang salah. Ibuku, yang tak pernah menua, dia yang selalu memindahkan kecantikannya di gurat keriputnya. Aku mencintainya. Meskipun jika aku bersedih, dan merasa dunia membenciku selalu ada tempatku pulang dipelukannya. Tapi membuatnya merasa sedih untuk tau? tidak, aku sudah dewasa untuk menjadi batu. Sudah cukup aku melihatnya termenung tersakiti oleh keegooisan yang merenggut bintangnya. Dan, jika mencintai seorang lelaki itu penting, aku telah mencintai seseorang lelaki. Aku mencintai lelaki yang nanti akhirnya dia akan menyerahkanku kepada lelaki lain. Ayah. Oh, aku tidak ingin sekalipun menyakiti hati mereka lagi, sekalipun. Yang ku inginkan hanyalah seorang lelaki yang bisa menyanjung mereka.

Dan terakhir kata, aku hanya ingin mengucapkan terimakasih. Terimakasih Allah, you never really break my heart. Terimakasih Allah, i just smile when i know and see the truth, and my memory about people talking about him floating to my mind. thx curcolnya asti dulu.

Terimakasih Ibuku Ayahku, kalian hebat, aku lebih takut melukai hati kalian daripada aku terluka.

Dan Terimakasih RBA, untuk memberiku kata-kata indah, dan pada akhirnya aku menguntai kata darimu juga. Terimakasih untuk membuatku mengerti bahwa aku masih terlalu naif dan belum dewasa. Terimakasih karna akhirnya aku benar ini palsu :) Karena pada dasarnya aku selalu berfikir, bahwa manusia itu diciptakan dengan hati yang baik. Semoga setelah bertemu dengan sifatku, bisa merubah salah satu kita menjadi lebih baik. Bisa membuatmu dekat denganNya dan tidak melupakan kewajibanmu di pagi hari. Dengan mengurangi nikotinmu, bersaunalah :D Terimakasih, aku telah mengerti peranmu. aku tak membencimu, aku masih mau berteman denganmu, hanya saja jangan kau sakiti dia. Kau yang percaya akan karma, jangan kau sakiti dia, aku melihat dia sudah jatuh dalam genggamanmu.

*rba

Sabtu, 23 Mei 2015

aku seorang pendosa, yang menjadi penyakitan, aku hanya ingin tidur sejenak.

I don't wanna ask why, who do you think you are?

alrahe
a note for R

Kamis, 21 Mei 2015

ke ujung duniapun akan kau lalui,
apakah kau bahagia atau hanya ingin orang melihatmu bahagia?
ada apa dengan keterbukaan?
mengapa semua berotasi dengan begitu cepat?
tidakkah kau pusing? tidakkah kau ingin bersandar?

alrahe
a note for A and H

Rabu, 13 Mei 2015

I fall for your sky
I want to color it,
but the existance of my affection
has been denied,
blinded by your words
that scared me the most.

alrahe
a note for R

Minggu, 10 Mei 2015

Hai seseorang yang telah menjadi bagian dari keluarga kami. Anda yang pertama memasuki keluarga kami. Saat itu, anda bukanlah orang yang besar, tapi matahariku mengizinkan anda untuk mengambil salah satu bintangnya. Mempercayakan hatinya untuk anda pelihara. Dan bulanku, merelakan 1/4 jiwanya anda peroleh. Taukah anda merekalah yang menghabiskan seluruh peluh dan keringat agar bintang itu pantas untuk anda? Sehingga anda bisa terpesona saat dia bersinar. Lalu, mengapa, saat anda tengah berada di atas, anda menjadi seorang yang tak kami kenal hatinya. Memutuskan tali yang kami rajut, mengunci pintu yang kami jaga.

Dan aku hanya berdoa, semoga seseorangku tak sepertimu.
I haven't like you, I can't trust you. You're a mysterious, I feel something behind your word. Is this reality or just a game? Your words make me happy but there's something holding you on. And you can't get away from that, is this only an ilussion or is it something that will happen?

*rb

Senin, 04 Mei 2015

I'm trap by my own game. what I've done actually? honestly is this really the right thing to do? what games are we playing at? I think i'll dig my own grave, I think this is not right thing to do, my feeling wasn't right. I have to keep remind myself that this is just a game. But i do really want to know you.

alrahe
*rb

Jumat, 01 Mei 2015

mereka memintaku untuk segera bahagia,
tapi letak bahagia dimata mereka itu dimana?
entahlah, semua masih sebuah lika-liku.

alrahe
If we ever met someday,
will you fall in love with me?
I'm not as pretty as your other girl, 
I'm not as pretty as you too..
but I'm gonna love you the most. 
Love you enough to pray for your iman.

alrahe
*ck