kau adalah kisahku yang pertama, tak terlupakan.
sejak kepergianmu aku selalu menatap senja dengan harapan.
aku masih ingat binar matamu sebelum kau pergi,
matamu selalu memancarkan hangat pelukmu menghampiri.
pergimu dulu tak berpamit mesra sayang, rasanya sepi,
layu lambaian tangan, sayu senyum tipisku bergincu pelangi.
kisah kita terlalu singkat kau pergi terlalu tergesa,
tapi rindu ini masih terbekas meski menahun tak bersua.
kutulis namamu tiap senja tiba,
agar tak sengaja kau baca,
agar tak sengaja kau baca,
rindu meluruh ternyata mencapai keberadaanmu,
kau berjanji untuk kembali aku menunggumu.
rasa candu ini terlalu pekat, manis dan menggelora, candu itu senyummu.
alrahe
alrahe